Tuesday, 12 July 2016

Saat hubungan persahabatan tidak lagi berarti.



Setiap diri akan selalu merasakan sepi jika dalam hidup tidak ada yang menemani. Menemani setiap langkah yang di jalani dan berharap selalu mendapatkan kekuatan dari orang-orang yang mencintainya. Itulah hati, yang sepi itu adalah hati manusia. Hati yang selalu dalam kebingungan dan kebimbangan. Berharap selalu akan kepastian hidup yang di inginkan selalu mengiringi setiap langkahnya. Tapi apalah daya manusia, manusia hanya bisa berupaya dan berdoa serta meng ikhlaskan atas apa yang telah terjadi. Baca juga saat mencari kepastian hidup.

Maka dari itu, dengan liku-liku hidup yang di jalani seseorang. Maka seseorang tersebut tidaklah bisa menjalaninya tanpa ada kekuatan luar atau dari lingkungannya. Salah satunya yaitu peran sahabat sangatlah penting pada diri seseorang. Karena sebuah kebimbangan yang ada atau proses pengembangan diri dan kualitas sosial sangat berpengaruh oleh sebuah persahabatan yang ada. Saling percaya satu sama lain, mencurahkan setiap permasalahan dan mendapatkan pertolongan serta dukungan itu adalah sebuah kekuatan yang di dapat dari sebuah persahabatan.

Sadar atau tidak menyadari bahwa semua orang pasti merasakan kehidupan yang berarti di saat remaja karena adanya sebuah persahabatan yang di jalani. Yang selalu mengisi setiap waktu dengan momen yang akan sulit di lupakan dan akan menjadi cerita hidup yang berarti. Begitulah indahnya hidup dalam sebuah persahabatan. Karena bagaimanapun keadaan kita dalam menjalani pertemanan, maka sahabatlah yang akan menilai dan meluruskan jalan kita. Banyaknya teman itu tidak menjamin banyaknya sahabat. Karena sahabatlah adalah orang yang tidak hanya menemani di kala senang tapi ia akan selalu ada dalam susah maupun senang. Mengerti akan kondisi teman dan memaklumi serta memberikan pertolongan. Bukannya hanya mementingkan dirinya sendiri, tidak peduli kepada kesulitan teman serta merasa bersaing dangan kita. Mereka yang seperti itu cendrung hanya menginginkan sebuah kemudahan saja dalam setiap urusannya yang menjadi alasan dekat dengan kita.

Hidup tanpa teman rasanya bagaikan berjalan dalam kehampaan. Sulit untuk mendapatkan sebuah semangat dalam perjuangan tanpa pengakuan dari teman-teman yang ada. Begitu juga hidup tanpa sahabat serasa tidak ada tempat untuk percaya serta bersandar dalam lingkungan yang membinggungkan. Apa yang terjadi jika anda telah kehilangan sahabat atau hubungan anda dengan sahabat tidak berarti lagi ?

1. Anda akan cendrung minder atau tidak percaya diri. bayangkan jika anda berjalan sendiri di depan sebuah perkumpulan, bisa jadi anda hilang percaya diri karena anda merasa pusat perhatian mereka yang negatif tertuju pada anda.
2. Malas bepergian kemana-mana karena tidak ada yang menemani. Coba bayangkan jika anda suntuk berada di rumah, pasti anda ingin pergi keluar jalan-jalan untuk melepaskan kejenuhan. Tapi anda tetap akan kesepian jika tidak ada teman bicara. Seindah apapun tempat yang anda kunjungi, seramai apapun itu anda akan tetap merasa kesepian.
3. Tidak ada tempat curhat. Sebuah perasaan jika di pendam lama-lama maka akan menjadikan seseorang terbebani dan akhirnya stres. Peran teman atau sahabat sangatlah di butuhkan dalam keseharian. Karena seiring tempat curhat dia juga bisa men suport dan membantu.
4. Tidak ada yang memberikan pengakuan langsung saat kita mendapatkan sesuatu yang berarti. Bayangkan jika anda punya sesuatu yang menyenangkan, tapi semua itu akan hampa jika anda tidak punya sahabat untuk berbagi. Anda akan merasa semua yang anda punya tidak berarti tanpa ada pengakuan dari sahabat.

Jadi bagaimana jika anda telah kehilangan sahabat dan ingin mereka kembali lagi menjadi sahabat anda yang sesungguhnya ? Maka jika persahabatan mulai merenggang berikut cara mengatasinya.

1. Anda harus berusaha kembali mendekatinya dengan menjalin komunikasi sebisa anda. Biasanya merenggangnya hubungan persahabatan mengakibatkan anda dan teman anda saling memendam sesuatu yang berkaitan dengan hubungan persahatan anda dengannya. Baik itu suatu prasangka buruk, atau rasa ingin kembali menjadi sahabat yang utuh. Maka dalam hal ini anda cukup untuk mendahulukan/memulai sebuah percakapan yang seolah-olah anda ingin melupakan masalalu serta memperbaiki persahabatan dengannya. Anda tidak perlu mengungkit masalah sepele yang telah ia perbuat dengan anda. Buat dia merasa nyaman dengan anda dan usahakan jangan menekanya atas sesuatu yang mungkin menjadi tanda tanya dalam diri anda.

SEMOGA BERMANFAAT DAN JAGALAH SEMUA YANG TELAH ADA DI DALAM HIDUP KITA.

No comments:

Post a Comment

Jika ada yang ingin menanggapi atau bertanya silahkan berkomentar.