Saturday, 11 June 2016

Saat seseorang menginginkan dan mencari kepastian hidup.



Apakah perlu jika kita menginginkan sebuah kepastian hidup?, Terus kepastian yang bagaimana. Apakah kita akan menjamin kalau sebuah kepastian tersebut kita dapatkan maka kita akan berbahagia selalu. Asalkan kita tahu bahwa sebuah kepastian itu memang sudah ada pada diri kita masing-masing yang memang sudah takdir kita sebagai manusia. Mungkin kita semua sudah tahu akan hal itu. tapi terkadang kita tidak terlalu memperhatikan hal tersebuut karena kita sudah di sibukkan oleh urusan dunia. Yang mana karena sebuah kepastian yang ingin kita cari yaitu sebuah impian yang kita dambakan akan terwujud di dalam hidup kita. Tandanya saja jika seseorang yang menginginkan sesuatu dalam hidupnya. maka jika dia di kuasai ambisi, dia mungkin hanya akan tenang jika ia telah memperolehnya. Itu menandakan bahwa seseorang mem presepsikan sebuah kepastian jika ia telah memperoleh yang di inginkan dan baru dia hidup dalam ketenangan. Jika itu yang menjadi acuan seseorang dalam memahami sebuah kepastian, maka bisa saja suatu saat tidak akan puas dan bahagia di dalam hidup. Karena di dalam kehidupan ini banyak yang akan kita temui. Yang membuat kita akan saling ingin memacu atas yang lain, berlomba untuk menjadi lebih baik dari yang lain. Yang jelas pasti kita menyadari jika kita tidak ingin memacu pencapaian orang lain, setidaknya kita ingin lebih meningkat lagi dari hidup kita yang sekarang. Itu di bolehkan, asal jangan di niatkan untuk memamerkan perubahan hidup kita kepada orang lain. Baca juga seberapa berartinya dirimu oleh seseorang.

Kalau memang cara seseorang mamaknai kepastian hidup yang salah seperti contoh diatas. Terus apakah kita dengan mudahnya bisa menerima di kala sesuatu yang buruk terjadi di dalam hidup kita. kita mengatakan itulah sebuah kepastian dalam hidup kita yang tidak akan bisa di rubah lagi ?. Tentu kita tidaklah mudah menerimanya begitu saja dan pasti kita penasaran atas hidup kita dan ingin segera berusaha untuk keluar dari penderitaan hidup. Maka sama halnya jika kita mendapatkan kesenangan dunia yang kita inginkan. Kita seharusnya tidaklah terlalu menggantungkan kebahagiaan kita pada dunia yang kita peroleh, karena semua itu juga bukanlah sebuah kepastian hidup untuk kita menenangkan jiwa kita. Sebagaimana musibah dan sakit, semua itu bukanlah suatu kekuatan yang menentukan jalan hidup kita. Kekuatan yang menentukan jalan hidup kita adalah allah swt. Segala ujian yang menimpa adalah kecil. Yang besar adalah kekuasaannya yang menentukan segalanya.

Terus apa kepastian yang sebenarnya dan memang harus kita yakini sebagai manusia?. Berikut beberapa kepastian yang harus di yakini.

1. Selagi kita masih berumur panjang, maka kita akan berkesempatan untuk hidup di masa depan.

Yakinlah bahwa apa yang kita perbuat pada hari ini atau apa yang selalu menjadi fokus kita setiap hari maka semua itu akan kita peroleh hasilnya di masa depan kalau memang kita masih di beri umur panjang. Maka yakinlah bahwa semua itu adalah sebuah kepastian yang nyata. Yang jelas sebuah kepastian semua yang di lakukan akan berpengaruh di masa depan.

2. Beranjaknya usia.

Jika anda merasa adalah seseorang yang cantik saat ini yang bisa saja memberikan kepastian di hati anda kalau anda pasti di dambakan oleh banyak pria. Mungkin itu pasti, di kalau saat ini tidak terjadi apa-apa pada diri anda. Tapi seiring bertambahnya usia pasti kecantikan kita pasti akan memudar.

3. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan.

Kita harus betul-betul mensiasati hal ini dengan benar. Karena jika kita terlalu sayang pada seseorang dan tidak ingin berpisah, bisa saja jika terjadi perpisahan yang memang tidak di rencanakan sebelumnya maka kita sulit untuk menerima kenyataan itu. Maka sebuah pertemuan akan ada perpisahan. Semua itu adalah sebuah kepastian yang jarang kita sadari. Contohnya saat anda murid baru di sekolah, dan anda bertemu dengan teman anda yang sama-sama murid baru dan anda berteman dengannya. Tapi mungkin jika semua itu adalah kenangan anda, mungkin teman anda itu tidak lagi bersama anda atau jarang jumpa. Karena mungkin saat ini anda melanjutkan kuliah tapi teman anda memilih jalan untuk bekerja.

4. Setiap yang hidup pasti akan mati.

Semua pasti meyakini akan hal ini, tapi masih banyak manusia yang menghindari pembahasan ini karena takut atau tidak ambil pusing karena sudah sibuk oleh dunia yang di capai dan menikmati segala yang ada.

5. Semua yang telah terjadi tidak akan kembali lagi.

Banyak orang-orang yang tidak bisa menerima kenyataan pahit yang terjadi dalam hidupnya. Semua itu bisa saja karena seseorang salah dalam memahami sebuah kepastian hidup.Bukanya tidak memahami, tapi ia cendrung tidak memikirkan tindakan yang di lakukan.

1 comment:

  1. trimakasih sudah berbagi info mas sangat bermanfaat,,

    ReplyDelete

Jika ada yang ingin menanggapi atau bertanya silahkan berkomentar.