Saturday, 25 June 2016

Ketika sebuah rumah tangga kurang atau tidak harmonis.



Sadar atau tidak menyadari bahwa peran seseorang dalam rumah tangga akan berdampak pada kehidupan sesama anggota keluarga. Di dalam rumah tangga akan ada tatanan atau aturan yang berlaku, baik itu masalah kecil atau masalah besar. Sebenarnya di dalam rumah tangga tidak ada yang namanya masalah kecil maupun besar jika dalam anggota kekeluargaan saling memahami satu sama lain, maka masalah tidaklah begitu besar. Seperti contoh permasalahan ekonomi di dalam rumah tangga. terkadang sulitnya memenuhi kebutuhan hidup membuat seorang ayah atau ibu kesusahan untuk memenuhi belanja anaknya sehari-hari akibat dari sifat boros seorang anak. Padahal jika seorang anak itu mengerti dengan kondisi keluarganya tersebut seharusnya ia harus pandai berhemat dan menabung. Agar orang tuanya bisa dengan mudah untuk mencukupi kekurangan hidup. Maka bisa di simpulkan bahwa tidak ada yang namanya permasalahan kecil maupun besar di dalam rumah tangga jika semua anggota keluarga memahami kondisi keluarganya tersebut. Karena masalah tidak akan timbul jika sebuah perencanaan yang di lakukan dalam keluarga tidak di ganggu oleh anggota keluarga yang tidak begitu mengerti atau peduli dengan kondisi keluarga yang dalam masalah . Baca juga seberapa berarti dirimu bagi orang lain.

Di dalam rumah tangga sangatlah perlu sebuah keharmonisan. Karena keharmonisan akan mendatangkan kedamaian dan ketenangan hidup dan akan memperoleh kebahagiaan. Begitu juga di dalam rumah tangga, banyak kejadian-kejadian yang tidak di inginkan terjadi karena hanya masalah ketidak harmonisan di dalam rumah tangga. Seperti perceraian yang sering kita lihat di kalangan artis. Penyiksaan terhadap pasangan atau KDRT yang tidak lagi membuat kita terkejut. Seorang anak lari dari rumah akibat merasa rumah tangga yang seperti neraka. Pergaulan bebas yang di lakukan oleh anak atau orang tua. Semua itu mungkin contoh kecil akibat tidak harmonisnya sebuah rumah tangga. Perlu kita yakini bahwa ketidak harmonisan yang terjadi di dalam rumah tangga besar di akibatkan karena sebagai berikut.

1.Rasa tidak puas seseorang atas kehidupan rumah tangganya saat ini.

Di dalam berumah tangga seharusnya seseorang harus mempunyai rasa syukur atas anugrah berupa kehidupan yang ia miliki. Seperti adanya keluarga yang utuh untuk bisa saling memberikan kebahagiaan satu sama lain. Tetapi masih banyak orang yang tidak begitu menyadarinya. Sehingga masih banyak kita temui orang-orang yang menyesali hidupnya karena terlahir dari keluarga miskin atau yang lain sebagainya. Perlu kita ketahui bahwa masih banyak orang di luar sana yang tidak bisa merasakan hidup dalam kekeluargaan yang utuh.

2.Tidak bisa menerima kekurangan atau kelebihan pada seorang anggota keluarganya.

Sering kita jumpai dalam kehidupan ini bahkan sudah ada di ceritakan dalam sebuah sinetron bahwa ada kakak yang jahat pada adiknya sendiri karena iri pada adiknya. Atau seorang ibu yang malu dengan anaknya yang terlahir cacat sehingga sang ibu tidak bisa menerima semuanya. Maka jika menginginkan keluarga yang harmonis, terimalah setiap kelebihan dan kekurangan anggota keluarga.

3. Mencintai atas sebuah kelebihan seorang anggota keluarga berdasarkan nafsu semata.

Yang ini juga sering terjadi, tapi kebanyakan di kalangan artis. Yang mana sebuah kecantikan atau kegantengan menjadi tolak ukur kebahagiaan atau kekayaan. Sehingga bisa saja setelah semua kebosanan muncul, maka keharmonisan pun hilang dan akhirnya berujung pada perceraian. Maka jika anda mendambakan keharmonisan dalam rumah tangga, maka pilihlah kenyamanan. Jangang memaksakan diri atau seseorang untuk menjadi pasangan kita akibat dari nafsu semata.

4. Tidak mengerti dengan lingkungan kekeluargaan.

Kacaunya sebuah keluarga dalam persepsi seorang anggota keluarga membuat seseorang tersebut cendrung ingin lari atau pergi menjauh dari keluarganya. Perlu di ketahui bahwa dengan memahami dan menempatkan diri dengan semestinya dalam keluarga lebih baik dari pada lari atau pergi untuk menghindari kenyataan. Karena keharmonisan akan datang saat anggota keluarga yang ada telah menyadari sebuah posisi untuk menempatkan diri dengan selayaknya.

Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment

Jika ada yang ingin menanggapi atau bertanya silahkan berkomentar.