Monday, 9 May 2016

Ketika seseorang mengingat masalalunya.



Karena apakah seseorang mengingat masalalunya ? yang jelas setiap orang pasti mempunyai alasan tersendiri untuk mengenang masalalu. Masalalu adalah sesuatu cerita kehidupan yang telah di lalui dan tidak akan pernah kembali lagi. Jika seandainya di katakan kembali lagi, itu hanyalah suatu kejadian baru yang mungkin sama persis dengan kejadian masalalu. seseorang yang mengingat masalalu bukanlah sesuatu yang di rencanakan, karena setiap orang itu pasti akan luput tenggelam oleh waktu atau masa. Seperti masa-masa yang indah di masa sekarang terkadang membuat seseorang lupa akan masalalunya yang pahit. Juga sebaliknya seperti masa-masa sulit atau perihnya cerita kehidupan akan membuat seseorang cendrung mengingat masalalunya yang indah maupun yang pahit. Baca juga agar hidup lebih berarti.

Sebenarnya jika kita menyadari bahwa mengingat masalalu itu tidaklah begitu penting. Karena kehidupan itu berjalan kedepan bukannya kebelakang. Penilaian hidup yang sesungguhnya itu di lihat berdasarkan akhir dari sebuah cerita kehidupan seseorang. Dengan cerita kehidupan seseorang, yang bisa di mulai dari kepahitan dan bisa saja berakhir dengan manis. Maka akhir itulah yang penting untuk menjadi penilaian.

Berikut beberapa kerugian seseorang yang suka mengingat masalalu.

1. Mengganggu kehidupan sekarang.

Jangan salah sangka dulu, emangnya gak boleh ya mengingat masalalu ?. Kita memang boleh saja untuk mengingat masalalu, tapi asalkan kita tahu bahwa dengan terlalu mengingat masalalu semua itu akan membuat kehidupan kita sekarang terganggu. Juga tidak terkecuali mengingat masalalu yang indah, dia akan melalaikan kita dalam menghadapi kehidupan sekarang. Bisa saja akan membuat kita tidak menerima kehidupan saat ini karena membandingkan masalalu kita yang indah dari yang sekarang.

2. Akan membuat seseorang sulit menerima kehidupan saat ini.

Dengan terlalu mengingat masalalu semua itu bisa saja membuat seseorang sulit untuk menerima kehidupan sekarang. Masalalu yang pahit dan yang indah sekalipun sama saja. Jika seseorang yang mengingat masalalunya yang pahit ketika sekarang juga dalam kepahitan hidup, itu akan membuatnya tidak semangat hidup. Dan jika seseorang mengingat masalalunya yang indah disaat hidupnya sekarang bahagia, ia akan sulit untuk bersyukur bahkan ingin lebih dan lebih dalam sesuatu karena merasa tidak puas akan pencapaian hidup.

Intinya bahwa mengingat masalalu itu boleh saja di kalau untuk merenungi kesalahan agar memperbaikinya sekarang dan untuk kebaikan masa depan, bukan untuk selalu di ratapi atau sesali.

No comments:

Post a Comment

Jika ada yang ingin menanggapi atau bertanya silahkan berkomentar.