Monday, 13 July 2015

bagaimana cara manusia bertemu dengan allah swt.

Hidup didunia ini adalah suatu anugerah yang telah allah swt berikan kepada kita sebagai seorang manusia. Karna didunia ini kita diberikan oleh allah swt berupa kenikmatan yang sangat banyak. Baik itu berupa kesehatan, makanan, keluarga, anak-anak, dan masih banyak lagi. Semua itu jika kita bisa mensyukurinya, maka kita akan bisa sejahtera, damai, tentram, dan bahagia.

Tapi seiring dengan itu, manusia juga sering lupa bahwa dunia ini hanyalah sementara. Hingga manusia selalu lalai dalam menjalankan perintah allah swt. Manusia sering berbuat kerusakan dimuka bumi. Semua itu dikarenakan manusia telah dibutakan oleh kesenangan dunia yang mementingkan diri mereka sendiri.

Lupa disini bukan dimaksud dengan lupa bahwa kita sebagai manusia hidup didunia ini hanya sementara. Semua manusiapun tahu semua itu. Terkecuali bayi, orang gila, dan yang lainnya. Tapi lupa disini adalah butanya hati seseorang dikarenakan oleh hawa nafsu yang memperdayanya. Sehingga seseorang pada akhirnya terlalai dalam memanfaatkan umur sebaik mungkin untuk berbuat kebaikan yang diridoi oleh allah swt. Sampai nanti pada akhirnya meninggalkan dunia ini dan bertemu dengan allah swt.

untuk bertemu dengan allah swt, semua ada ketetapan yang telah allah swt berikan kepada manusia. Ada dua macam pertemuan kita dengan allah swt.
1. Pertemuan terpaksa
2. Pertemuan sukarela.

1. Pertemuan terpaksa.
Dalam al-quran ada kata al-liqa yaitu pertemuan. Yang menunjukkan pertemuan dengan allah swt setelah kematian. Misalnya fa dzuqu bima nasitum liqa-a yawmikum hadza yaitu rasakanlah siksa karena kamu melupakan pertemuan kamu hari ini ( Al-sajdah:14). Jadi kita akan berjumpa dengan allah swt pada waktu meninggal saja. Baca jugawujud asli kita yang sebenarnya menurut agama islam.
pertemuan ini disebut ruju' idhthirari. Yaitu mau tidak mau suka tidak suka kita pada suatu saat akan bertemu dengan allah swt. Itulah pertemuan kita yang telah ditakdirkan kepada kita umatnya. Yaitu bagaimanapun nantinya kita akan meninggalkan dunia ini dan kembali kepada allah swt.

2. Pertemuan sukarela.

Pertemuan ini disebut ruju' ikhtiyari. Inilah pertemuan dengan allah swt yang kita pilih sendiri. Yaitu yang kita rencanakan atau kita usahakan. Tapi pertemuan disini tidak dapat diartikan setelah kematian. Tapi hanya bisa diartikan pertemuan dengan allah swt didunia ini juga. Seperti dzikir dengan khusuk untuk bisa mendekatkan jiwa dengan allah swt. Dengan maksud yaitu siapa yang ingin atau merindukan untuk bisa berjumpa dengan allah swt, syaratnya yaitu harus beramal shaleh dan tidak mempersekutukan allah swt. Dimanapun kapanpun apalagi didalam sholat.

No comments:

Post a Comment

Jika ada yang ingin menanggapi atau bertanya silahkan berkomentar.