Thursday, 11 May 2017

Jika kamu merasa tidak ada lagi yang bisa membuatmu bahagia.



Kebahagiaan merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting di dalam kehidupan. Tidak ada orang yang tidak ingin berbahagia, karena apapun yang di lakukan seseorang dalam hidupnya semata mata bertujuan untuk memperoleh kebahagiaan. Cendrung saat seseorang merasa berbahagia maka ia akan merasakan kehidupan yang di jalani sangat berarti baginya. Maka karena sebab itu pula seseorang menggantungkan harapan kepada apa yang ia anggap itulah kebahagiaannya. baca juga 5 hal ini mungkin cara yang bisa membuatmu bahagia.

Namun yang namanya sebuah kebahagiaan itu tidaklah mudah untuk di pahami walaupun terkadang mudah untuk di dapatkan oleh seseorang. Jika seseorang tidaklah memahami akan sebuah kebahagiaan maka bisa saja kebahagiaan yang telah di dapatkan juga mudah hilang. Seperti yang selalu kita lihat banyaknya orang yang celaka karena tingkah lakunya yang ia anggap sebuah kebahagiaan. Ketika ia mendapatkan sesuatu yang di sukainya maka ia berbahagia, namun sayangnya yang namanya sebuah kenikmatan itu hanyalah bersifat sementara dan tidak akan pernah memuaskan pelakunya. Seperti layaknya semut yang tergoda untuk mencicipi genangan manisan yang lambat laun ia akhirnya tenggelam dalam genangannya. Hal tersebut di karena mengutamakan hawa nafsu/keinginan sebagai standard kebahagiaannya.

Semua pasti sudah mengetahui bahwa memperturutkan keinginan tidaklah ada cukupnya. Mungkin seseorang akan berhenti memperturutkan keinginan yang ada saat ia merasa tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Maka di saat itulah cendrung seseorang merasa tidak bahagia atau tidak ada lagi yang bisa membuatnya bahagia. Hidup yang di lalui rasanya tidak lagi bergairah dan berarti.

>Jika seseorang lebih bijak lagi dalam menyikapinya maka Sebenarnya semua itu hanya permasalahan dari penerimaan diri dan pemantasan diri serta mampu memahami akan banyaknya jalan kebahagiaan di dunia ini. Bagaimanapun kita tidaklah baik bergantung pada sesuatu yang tidak pasti, tidak abadi dan sebuah kesenangan atau kenikmatan yang tidak akan kita bawa pada masa yang akan datang. Seperti layaknya musim yang akan selalu berganti, malam yang cerah hari ini bisa saja malam esok akan tidak lagi berbintang atau sebaliknya. Sesuatu yang di kagumi baik itu pada diri sendiri, kepunyaan, atau pada orang lain tidak patut untuk di buat sebagai tempat bergantungnya kebahagiaan. Seperti contoh menganggap pacaran itu adalah kebahagiaan, maka pacaran adalah sesuatu yang tidak kita bawa di masa yang akan datang dan yang pasti pada masa depan itu adalah berumah tangga yang mempunyai tujuan dan manfaat di dalamnya. Kewajiban kita pada apapun saat yang ada pada diri, kepunyaan, dan lainnya adalah mensyukuri, menjaga dan memanfaatkannya untuk memperoleh kebaikan pada diri. Apapun yang telah ada pada hidup kita janganlah sampai tidak bisa kita nikmati dan rasakan karena melihat sebuah kebahagiaan pada yang lain. Karena jika sekalipun itu merupakan kebahagiaan bagimu maka banyak juga hal lain di dunia ini yang mungkin lebih mudah kamu raih juga akan lebih membahagiakanmu.

No comments:

Post a Comment

Jika ada yang ingin menanggapi atau bertanya silahkan berkomentar.