sponsor

loading...

Saturday, 25 March 2017

Selagi kamu punya harapan untuk hidup bahagia maka kamu berhak untuk menggapainya.



Apa alasanmu untuk hidup?, Walaupun kamu terkadang tidak begitu memikirkan alasan yang pasti kenapa kamu menjalani hidup, yang jelas kamu terkadang sudah terlalu bahagia dengan apa yang kamu jalani. Ya itulah yang membuatmu terkadang tidak menyadari dengan pasti siapa dirimu. Saat kamu di pengaruhi oleh lingkungan sekitar yang membuatmu bahagia, justru semakin membuat dirimu terancam oleh sekitarmu yang kamu selalu menggantungkan kebahagiaan padanya.


Kebahagiaan yang ada pada orang lain adalah untuknya, jika ia mau membaginya padamu maka kamu juga akan merasakannya.

Saat dirimu sudah terlalu merasa bahagia karena orang lain, bisa saja kamu menggantungkan harapan hidup kepadanya yang kamu rasa selalu membuatmu bahagia. Bahagia karena orang lain itu boleh saja, asalkan kamu tidak menggantungkan harapan hidupmu padanya yang kamu anggap itulah kebahagiaanmu. Karena bagaimana pun itu berarti kamu akan berbahagia dalam hidup jika orang yang kamu gantungkan harapanmu padanya sedia membagi kebahagiaannya padamu.

Kamu tidak punya pilihan lain selain mencari kebahagiaan pada dirimu sendiri.

Namanya harapan hidup seseorang jelaslah sesuatu yang akan membuatnya bahagia. Tapi akan lebih bertahan dan sangat berarti lagi jika harapan yang ada akan selalu utuh. Maka dari itu untuk mendapatkan sebuah keutuhan harapan maka yang harus di lakukan adalah menemukan kebahagiaan pada diri sendiri. Tidak seperti menggantungkan harapan pada yang lain, bisa jadi kebahagiaannya tidaklah utuh. Lain ceritanya jika kamu mencintai karena ketulusan, itu boleh saja tanpa menaruh harapan sepenuhnya.

Bagaimana kamu bisa menemukan harapanmu?

Kamu memanglah manusia biasa yang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Tapi apakah kamu menyangka bahwa hidup yang bahagia selalu bisa di dapat dari lingkunganmu?. Ingatlah bahwa kebahagiaan itu di mulai dari diri sendiri, jadi jika kamu bahagia maka kamu bisa berbagi dengan orang lain. Tidak salah jika kamu mendapatkan kebahagiaan dari yang lain, tapi yang namanya menggantungkan harapan pada yang lain coba pikir-pikir dulu.

Maka dari itu kamu berhak menggapai harapan dalam hidup jika itu adalah kebahagiaan yang ada pada dirimu. Bukan kebahagiaan pada orang lain yang kamu menjadi berharap padanya. Karena jika kamu mendapatkan kebahagiaan darinya maka itu jika ia membagi kebahagiaannya padamu.