sponsor

loading...

Friday, 27 January 2017

Mungkin ini alasan konyol kamu saat kamu ingin cepat menikah yang membuat kamu rugi di masa depan.



Memang manusia di ciptakan hidup saling berpasangan. Mempunyai rasa cinta pada seseorang yang bisa saja adalah jodoh yang memang di takdirkan untuknya. Bisa juga terkadang walau pun seseorang mencintai tapi yang di cintai itu bukanlah jodohnya. Banyak yang terjebak dalam permasalahan cinta. Karena jika seseorang sedang di landa asmara, maka biasanya rasa cinta yang ada cendrung membuat seseorang terbuai olehnya.
Begitu juga dengan pasangan kekasih yang ingin cepat menikah, memang itu bukanlah sesuatu yang tidak di perbolehkan. Tapi kalau pasangan kekasih yang salah dalam memahami arti pernikahan, atau belum terlalu dewasa dalam memahami hidup berumah tangga, bisa jadi akan menyesal belakangan.

Berikut alasan konyol seseorang yang ingin cepat menikah.
1. Merasa sudah sanggup berumah tangga karena sudah bekerja.

Memang sebuah pekerjaan merupakan salah satu syarat yang harus ada dalam hidup berumah tangga. Karena tanpa adanya pekerjaan, maka tidak akan mungkin bisa memenuhi kebutuhan. Tapi ingatlah bahwa, persiapan hidup dalam berumah tangga tidaklah cukup hanya berbekal pekerjaan yang telah ada. Karena seseorang juga harus memikirkan biaya hidup yang nanti pasti akan bertambah, apalagi jika sudah mempunyai anak. Maka sebelum menikah seharusnya seseorang harus mengukur kapasitas dari pendapatannya untuk nantinya bisa mengatasi biaya yang tidak terduga. Yang pastinya pendapatan tidaklah hanya sekedar untuk makan.

>2. Menganggap pernikahan sebuah perlombaan.

Mungkin kita pernah melihat status teman kita di media sosial yaitu "teman2 udah banyak yang menikah, aku kapan ya" mungkin begitulah kiranya hehe. Sadarilah bahwa cepatnya menikah itu belumlah tentu menjamin kebahagiaan. Yang terpenting adalah telah matangnya ke pribadian seseorang dalam menjalani hidup berumah tangga.

>3. Merasa sepi atau suntuk tidak ada kegiatan.

Kalau yang ini memang susah untuk di mengerti, karena banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Asalkan bukan karena sudah terlalu tua, maka jika seseorang merasa sepi atau suntuk yang menjadi alasannya maka ada yang salah dari cara menjalani hidup. Maka cobalah cari kegiatan yang bermanfaat untuk masa depan yang cemerlang.

4. Takut pasangan keburu di ambil orang lain.

Jangan karena mentang-mentang pacar kita sosok idaman atau banyak yang naksir maka kita cepat-cepat ingin menikah dengannya karena takut diambil yang lain. Jodoh tidak kemana, asalkan kita tetap memberikan yang terbaik maka kita akan mendapatkan yang sesuai dengan diri kita.

5. Sulit mendapatkan seorang kekasih, maka saat dapat pengen langsung di lamar.

Apakah mungkin karena kita terlalu tua, atau karena memang sulit mendapatkan pasangan maka kita tidak terlalu ambil pusing lagi ketika ada yang menerima kita. Boleh saja jika itu yang terjadi, tapi kita harus melihat sisi baik darinya. Karena kita juga tidak mau kan jika nantinya kita jauh dari kehidupan rumah tangga yang harmonis karena kita tidak terlalu mengenal pasangan kita.

Tidak salah jika kita cepat menikah, tapi jika yang menjadi alasannya apa yang di terangkan di atas, maka pembaca bisa menilai sendiri. Penulis tidak bermaksud menggurui tapi hanya berbagi dan semoga bermanfaat.

Thursday, 19 January 2017

Terkadang seindah indahnya cerita masalalumu tapi tetaplah harus kamu lupakan.

melupakan masalalu

Siapa yang tidak punya cerita akan masalalu, pastilah semua orang mempunyai sebuah kenangan di masalalu. Tapi hanya saja cerita masalalu dan bagaimana ia menyimpannya sampai saat sekarang itu yang berbeda. Ada yang hanya menyimpannya dalam ingatan saja, sehingga ia cuma mengingatnya saat terlena dalam kesendirian. Ada juga yang menyimpannya dalam bentuk diary, foto, video atau apapun yang membuatnya mengingatkan kembali masalalu karena tidak ingin kenangan hilang begitu saja. Tapi tahukah anda, bahwa sebuah kenangan yang ada di masalalu tidaklah boleh begitu saja kita lupakan bahkan kita ingat sekalipun. Karena sebuah kenangan masalalu yang kita ingat saat ini, tanpa ada penyikapan yang baik dari dalam diri, maka bisa mempengaruhi kinerja positif dalam hidup yang mungkin baru saja kita mulai. Apa itu kinerja positif ? Yaitu saat kita telah mampu bertindak kala kita merasa telah mampu mengikhlaskan atau melupakan masalalu yang telah lamanya mengganggu hidup kita. baca juga saat kamu mengingat masalalu.

Tetapi kadang kala sebuah kenangan masalalu tidaklah boleh kita lupakan begitu saja. Karena menyangkut tentang pengajaran yang bisa kita ambil di masa depan. Apakah kita saat ini lebih baik dari masalalu atau malah sebaliknya. Karena pada hakikatnya manusia seiring dengan berjalannya waktu pasti telah banyak mendapatkan pengalaman yang bisa membuatnya dewasa di masa depan. Maka sebuah kedewasaan yang telah ada bisa menjadikan seseorang mampu menyikapi masalalu dengan baik untuk masa depan yang baik pula.

Yang menjadi permasalahan adalah, ketika seseorang mengingat masalalu yang menurutnya indah tapi sebenarnya tidak baik untuk di ingatnya lagi.

Banyak hal yang membuat seseorang bahagia di dalam hidup. Bahkan terkadang seseorang tidak rela saat kebahagiaannya hilang dan menjadi cerita di masalalu. Ingatlah bahwa, terkadang masalalu yang indah tidaklah mungkin sesuai lagi untuk kita jika saja bisa di ulang kembali. Terkadang kekonyolan-kekonyolan yang kita perbuat di masalalu membuat perkembangan kita menuju kedewasaan menjadi terhambat. Yang terpenting dalam hal ini adalah, bahwa jangan sampai kenangan masalalu membuat hidup kita sekarang juga di masa depan terganggu. Seperti layaknya sebuah kekonyolan yang pasti akan berakhir di masa depan. Apa itu kekonyolan ? Yaitu sesuatu yang kita inginkan atau yang kita jalani saat ini tapi sebenarnya tidak berguna di masa depan.
SEMOGA BERMANFAAT

Tuesday, 10 January 2017

Walaupun kamu masih sendiri, tapi kamu juga berhak merasakan hidup dan mencintai dengan tulus.



Ada yang bilang hidup tanpa cinta terasa hampa. Ada juga yang mengatakan hidup akan lebih indah jika ada cinta. Semuanya itu adalah ungkapan-ungkapan yang ada atas dasar pengertian tersendiri. Jelas bahwa mungkin setiap orang tidak sama dalam memberikan pengertian tentang cinta. Tapi semua orang percaya bahwa dengan cinta maka hidup terasa melengkapi satu sama lain. Tapi sangat di sayang kan jika ada orang yang tersiksa oleh rasa cinta yang ia miliki terhadap orang lain. Berarti seseorang tersebut tidak memahami arti dari cinta itu sendiri. Karena pada hakikatnya bahwa cinta adalah rasa sayang dan bisa juga rasa ingin memiliki, menjaga atau yang lainya. Jadi mencintai haruslah atas dasar keikhlasan, kesabaran, pengorbanan. Jika seseorang memahami hal tersebut, maka seharusnya rasa cinta yang ada tidak membuat seseorang tersiksa karena cintanya. 5 hal ini mungkin bisa membuatmu bahagia.

Begitu juga dengan seseorang yang masih sendiri. Apakah karena dia belum menemukan seseorang yang membuat dia jatuh cinta, atau mungkin karena cintanya di tolak oleh seseorang. Memang sich, terkadang dengan mencintai seseorang bisa juga menyakitkan. Kalau cinta hanya bertepuk sebelah tangan atau susah untuk menyatu. Tapi itu bukanlah menjadi alasan kita untuk mengorbankan hidup kita, yang membuat kehidupan menjadi terasa tidak tidak berarti.

Maka dari itu ada beberapa hal yang harus di pahami jika kita mengalami permasalahan tersebut.

1. Jangan banyak menyendiri atau bermenung, carilah kegiatan.

Dengan masalah yang ada, di tambah lagi melamunkannya maka akan membuat diri terasa kehilangan kepercayaan diri dan beban karenanya. Jadi cari atau buatlah kegiatan yg menguntungkan di masa depan dan nikmati hari. Dengan begitu, kita bisa lambat laun menerima atau melupakan seseorang yang membuat kita kehilangan semangat hidup dan kepercayaan diri kita akan kembali.

2. Mencintailah dengan tulus.

Terkadang rasa cinta yang ada membuat seseorang menjadi egois karenanya. Besarnya rasa cinta seseorang pada orang di cintainya terkadang membuatnya melupakan sesuatu yang seharusnya tidak pantas ia perbuat dan akan merugikan diri sendiri. Jika cintanya di tolak terus dia mau apa lagi, menurutkan ego hanyalah menyiksa diri. Maka pahamilah bahwa mencintai harus di dasari keikhlasan atas apa yang terjadi. Maka dari itu kita bisa mendapatkan yang terbaik atau mungkin yang pantas untuk kebahagiaan kita kelak.

Saturday, 7 January 2017

Sadari sesuatu yang sering terlupakan sebelum melangkah untuk memperoleh keinginan.


Banyak orang yang berpendapat bahwa dengan menjalani apa yang di inginkannya membuat mereka berbahagia. Tapi mereka tidak berfikir bahwa dengan mendapatkan apa yang mereka inginkan, semua itu belumlah cukup untuk membuat mereka bahagia. Bahkan dengan mendapatkan dan menjalani sesuatu yang di inginkan, itu bukanlah faktor utama untuk memperoleh kebahagiaan. Semua itu memang benar adanya karena, jika memang mendapatkan kebahagiaan seperti itu, seharusnya seseorang tidak akan mungkin lagi merasakan kehampaan dalam hidup walau pun dia sudah mendapatkan seluruh keinginannya. Maka bisa di simpulkan bahwa kebahagiaan yang di cari bukanlah terdapat di dalam keinginan yang di inginkan. Atau sebuah kebahagiaan itu tidaklah mudah untuk di simpulkan tanpa adanya penyikapan yang baik oleh seseorang sesuai dengan yang seharusnya.
Seperti contoh bahwa seseorang harus mencapai sesuatu yang terpenting dahulu sebelum berusaha mendapatkan keinginannya. Misalnya tanpa makan seseorang tidaklah mungkin mempunyai tenaga untuk bekerja. Jadi jika seseorang tidak kunjung mendapatkan kepuasan atau kebahagiaan dalam hidup, bisa karena mereka tidak mengatur tindakan mereka dengan yang seharusnya. Yaitu mereka selalu mendahulukan suatu tindakan untuk mencapai sesuatu yang tidak terlalu penting dari yang paling penting. Memang sich, kita juga nanti akan bisa memperolehnya. Tapi bisa saja kebahagiaan itu meloncat ntah kemana, karena mungkin tidak begitu penting atau tidak begitu berguna di masa depan. Kejadian seperti ini biasanya sering terjadi di kalangan anak muda atau remaja. Di masa mudanya sering galau karena permasalahan yang tidak begitu penting, dan masa tuanya nanti hanya menyesali hidup yang tiada berguna. Itu hanyalah gambaran umum, tapi tidak semuanya begitu.
Jadi jika memang itu yang terjadi maka apa yang harus di lakukan ?
Tadi diatas kita sudah menerangkan dan juga contohnya bahwa mendapatkan kebahagiaan tersebut tidaklah mudah. Bahkan terkadang semakin sulitnya memahami kebahagiaan, maka kita terkadang harus melupakan kebahagiaan yg di inginkan dan hidup mengalir seperti air. Kalau memang bisa menerima yang seperti itu, maka tidak adalagi yang perlu di permasalahkan, karena masalah sudah selesai. Karena ahli pemikir dari barat pernah mengatakan bahwa, orang yang paling sengsara di atas dunia ini adalah orang yang mencari kebahagiaan yang tidak akan mungkin ia dapatkan. Kenapa begitu ? Karena saat seseorang ingin menjalani sesuatu, dan dia berusaha untuk bisa menjalaninya. Ketika ia telah menjalaninya satu kali, maka ia ingin menjalaninya untuk yang kedua kalinya. Begitulah seterusnya sampai seseorang ingin yang lebih dari itu. Bahkan sampai ia tinggalkan karena bosan dengannya dan menginginkan hal yang lain lagi. Begitulah yang di maksud, dan ada lagi contoh lain. Saat seseorang ingin mendapatkan sesuatu yang di inginkan, maka ia berusaha mendapatkannya. Ketika ia berhasil mendapatkannya maka lambat laun serasa kebahagiaan meloncat tidak tahu kemana. Yang ketika baru mendapatkan kebahagiaan menggebu-gebu, tapi menjadi terasa biasa-biasa saja, bahkan lebih parah lagi berujung dengan kehampaan. Yang di dapat hanyalah kelelahan jiwa. Maka dari itu, untuk mengatasi permasalahan ini ada tiga hal yang harus di lakukan. Agar permasalahan yang ada bisa sikapi dengan bijak.

1. Berdoa adalah awal dari memulai perjuangan untuk memperoleh kebahagiaan.
Saat kita ingin memulai sesuatu yang menjadi niat kita, seperti berusaha mewujudkan keinginan Maka dahulukan dengan berdoa. Contohnya yaitu jika kita ingin meminta hidup kaya di dunia ini, maka kita bisa berdoa seperti "ya allah, murahkanlah rezekiku permudahkanlah aku untuk mendapatkannya, dan buatlah aku merasa cukup atas rezeki yang telah engkau berikan agar aku selalu bersyukur". jadi jika tujuan kita sebenarnya ingin bahagia, maka kita menginginkan allah swt membuat kita merasa cukup dengan apa yang nanti allah swt berikan untuk kita. Jika di kabulkan maka pasti kita akan berbahagia karenanya. Tapi jika dalam doanya kita cuman minta kaya saja, maka belum tentu kita bahagia karenanya.

2. Dahulukan untuk mencapai yang lebih penting dan berkaitan dengan masa depan.

Permasalahan mamanglah tidak akan pernah berhenti di dalam hidup, selagi kita masih menjalani kehidupan di dunia. Ada masalah yang kita buat sendiri dan ada masalah yang seharusnya kita tidak boleh lari dari padanya. Maka dahulukanlah untuk menyelesaikan masalah yang kita tidak boleh lari dari padanya dan berkaitan dengan masa depan. Seperti contoh yaitu kita harus mencari pekerjaan yang baik dari yang terbaik, juga sekaligus berhubungan dengan masa depan. Maksud berkaitan dengan masa depan yaitu di contohkan kita mencari pekerjaan, dan kita tidak asal-asalan dalam mencari pekerjaan. Karena kita nanti pasti akan berkeluarga dan ingin memberikan yang terbaik terhadap keluarga kita.
Semoga bermanfaat