Saturday, 31 October 2015

Aku hanya perlu selalu sadarkan diri bahwa aku pantas menerima jalan hidup yang berliku.



Sebelum kita mengetahui dan memahami inti dan makna dari tulisan ini. Terlebih dahulu kita akan menyimak suatu penjelasan atau proses yang mana proses ini adalah tentang kehidupan yang kita jalani.

1. Perasaan

Roda kehidupan ini akan selalu membuat perasaan seseorang berubah-ubah. Tidak pandang waktu dan tempat serta keadaan hati seseorang sekalipun. Yang terpenting dalam hal ini adalah, bagaimana seseorang memantapkan hati dalam suatu ketetapan yang mana ketetapan itu merupakan sebuah komitmen yang baik.

Tidak jarang kita lihat orang-orang yang mungkin kita kenal kepribadiannya yang baik, berwibawa, elok dan sebagainya itu menyimpang dari kepribadiannya. Itu menandakan bahwa komitmen yang ada pada dirinya hanya saat keadaan baik dalam hidupnya. Mungkin orang seperti itu selalu mengucapkan kebaikan dirinya kepada orang lain. Tapi pada saat suatu keadaan yang tidak ia inginkan terjadi dalam kehidupannya, Ia cendrung menyimpang dari perkataan-perkataan baik yang mungkin selalu ia ucapkan kepada orang lain. Baca juga apa yang anda pikirkan saat bercermin ?.

2. Lingkungan

Coba kita bayangkan apa yang terjadi pada diri kita jika kita berada di lingkungan yang tidak kita sukai ?. Bisa saja kita akan berfikir negatif disaat itu.
Sebenarnya itu wajar saja terjadi, tapi seharusnya kita menyadari bahwa, apa yang kita sukai belum tentu orang lain sukai. Sesuatu yang mungkin sangat berarti bagi kita, belum tentu berarti bagi orang lain.

Semua itu menunjukkan bahwa kuatnya pengaruh lingkungan atas sesuatu. Sehingga menciptakan pola fikir yang berbeda.

Ingatlah bahwa, keadaan seseorang tergantung atas keadaan lingkungannya, Baru tergantung pada dirinya sendiri. Dalam hal ini kita perlu tekankan pada diri kita bahwa kita tidak harus berpaling dari lingkungan yang tidak kita sukai jika kita tidak bisa berpaling. Cukup bagi kita untuk menyesuaikan diri, tapi tetap mempertahankan komitmen kita. Ini juga berlaku pada lingkungan yang baru kita kenal.

Oke baiklah, kini saatnya menjelaskan sesuatu yang kita tunggu-tunggu. Yaitu inti dari tulisan ini yang berjudul "Aku hanya perlu selalu sadarkan diri bahwa aku pantas menerima jalan hidup yang berliku.
Apapun keadaan kita, baik itu sedih, gembira, bahagia dan sebagainya atas sesuatu yang telah terjadi pada diri kita. Seperti contoh, perbedaan yang ada di lingkungan anda, diri kita dan orang lain yang mungkin membuat kita bersedih. Kita harus yakini bahwa kita ini siapa ?, kita hanyalah manusia biasa yang juga pantas menerima penderitaan. Saya harap itu bisa menghancurkan keegoisan kita, bisa membuat kita sedikit tenang dan damai dalam menjalani kehidupan ini.
Kenapa saya katakan sedikit ?, karna hanya allah swt saja yang menguasai dan berhak atas segala urusan di muka bumi ini. Jadi jika ia mengatakan kalau kita bahagia, maka kita akan bahagia. Jika ia mengatakan kalau kita menderita maka kita akan menderita. Yang terpenting dalam hal ini yaitu, kita jangan sampai membohongi perasaan kita. Kita tahu bahwa kita tidak akan pernah bisa membohongi perasaan kita. Jadi, jangalah anda tersenyum tapi anda sedang membohongi perasaan anda. Karna semua itu hanya menyakiti hati anda saja.
semoga tulisan ini bermanfaat.

No comments:

Post a Comment

Jika ada yang ingin menanggapi atau bertanya silahkan berkomentar.